:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2381310/original/013465000_1539268558-20181011-Kopi-Teh-2.jpg)
Palintang, Jawa Barat
Palintang merupakan pendatang baru, lantaran dibudidayakan pada 1999. Kopi ini termasuk kopi Arabika dengan karakter rasa asam, pahit, dan sedikit aroma vanilla. Walau masih 'muda', kopi ini nyatanya sudah dilirik pasar Eropa. Rasanya pun sangat mungkin bersaing dengan beberapa kopi asal Jawa Barat, yakni Puntang, Malabar, dan Pangalengan.
Kopi Lanang, Jawa Timur
Kopi dengan kadar kafein tinggi ini sekarang dikembangkan PT Perkebunan Nusantara XII Perkebunan Malangsari, Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur. Dengan rasanya yang kuat, kopi jenis robusta ini tak hanya dikenal sebagai penghalau kantuk, tapi juga disebut bisa menambah vitalitas lelaki.
Benteng Alla Utara, Sulawesi Selatan
Siapa bilang Sulawesi Selatan hanya punya kopi Toraja? Jauh di wilayah Enrekang, terdapat kopi Benteng Alla Utara yang mulai naik daun. Ketika masih berupa bubuk, kopi ini memiliki aroma pedas, manis, dan kokoa. Sementara kalau sudah diseduh, aroma manis seperti gula merah malah dominan tercium.
Manggarai, Flores
Dengan sedikit aroma kokoa, kopi Manggarai sangat cocok bagi Anda yang suka rasa kopi light. After taste-nya, baik robusta dan arabika, tak meninggalkan kesan berat di mulut. Kopi Manggarai sempat dinobatkan sebagai kopi terbaik di Indonesia pada 2015 oleh Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia serta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "6 Kopi Unggulan Asli Indonesia, Mana Favorit Anda?"
Post a Comment