Search

Potensial Jadi Nomor 1, Devisa dari Pariwisata Lampaui Perolehan dari CPO

Selain itu, pariwisata Indonesia pun semakin diakui dunia. Pada tahun ini, World Travel & Tourism Council (WTTC) menempatkan Indonesia di posisi ke-9 negara dengan pertumbuhan wisman tercepat di dunia nomor 3 di Asia dan nomor 1 di Asia Tenggara.

Kunjungan wisman ke Indonesia tumbuh 22 persen.Angka tersebut berarti tiga kali lipat dibanding rata-rata pertumbuhan regional Asia Tenggara (7 persen). Bukan itu saja, indeks daya saing Pariwisata Indonesia pun ikut menanjak. Dari peringkat 70 dunia di tahun 2013, meroket ke posisi 42 besar di 2017.

"Tahun 2018 kita memperoleh 66 penghargaan dari lembaga-lembaga yang kredibel. Kemenpar pun terpilih sebagai The Best Ministry Of Tourism atau Best National Tourism Organization (NTO) se-Asia Pasifik di ajang TTG Travel Awards. Kementerian pariwisata terbaik se-Asia Pasifik," ujar Arief Yahya.

Pertumbuhan pariwisata Indonesia yang menanjak juga sejalan dengan pertumbuhan investasi di sektor pariwisata. Menurut Menpar, Pariwisata makin terlihat seksi di mata investor. Sampai kuartal I 2018, nilai realisasi investasi pariwisata sudah mencapai 21,67 persen atau 433,5 juta dolar AS.

Padahal, target tahun ini hanya sebesar 200 juta dolar AS. Semua pencapaian itu membuat Kementerian Pariwisata optimistis bisa mencapai target 20 juta wisman di tahun depan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan sosialisasi layanan pengaduan bidang pariwisata di sebuah hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sosialisasi ini diharapkan bisa mengoptimalkan pelayanan pariwisata, khususn...

Let's block ads! (Why?)



Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Potensial Jadi Nomor 1, Devisa dari Pariwisata Lampaui Perolehan dari CPO"

Post a Comment

Powered by Blogger.