:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1185124/original/058370700_1459212081-easter-bunny-field.jpg)
Tradisi Hari Paskah lainnya ialah telur hias warna-warni. Telur merupakan simbol kuno kehidupan baru yang dikaitkan dengan festival pangan untuk merayakan musim semi.
Umat Kristiani menganggap telur mewakili kebangkitan Yesus Kristus dari kuburnya. Tradisi ini berasal dari abad ke-13.
Faktanya, sebelum Paskah orang-orang dilarang makan telur. Pada saat itu, orang-orang akan menghias telur menjadi warna-warni. Pada Hari Paskah, barulah telur bisa dimakan.
Telur pun dijadikan bentuk permen, coklat, maupun jeli yang biasa dimakan oleh anak-anak saat Hari Paskah tiba. Memanfaatkan momen tersebut, salah satu hotel, Gran Melia Jakarta menghadirkan Sunday Brunch khusus Paskah pada 21 April 2019.
Dalam liburan kali ini, Eksekutif Chef Ingo Oldenburg menyiapkan menu spesial yang terinspirasi dari tradisi Paskah. Anak-anak juga berkesempatan ikut dalam Easter Egg Hunt tahunan berhadiah. Acara ini akan digelar pada pukul 11.30-14.30 WIB. (Fairuz Fildzah)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Di Balik Tradisi Kelinci dan Telur yang Wajib Ada Saat Paskah"
Post a Comment